Rabu, 26 Agustus 2026

Tukang ngutang

Can't agree more with this fact.

Buat kalian yg sdh baca tulisan2 Tere Liye sejak 2006, sejak zaman friendster, multiply, pun sejak facebook di awal2, kalian akan tahu sekali, sy tidak nge-fans dgn pejabat manapun. Rugi.

Sy mengkritisi yg memang harus dikritisi, dan memberikan apresiasi saat itu memang pantas diapresiasi.

Coba lihat tabel ini dgn saksama. Sudah?

2004-2014, saat SBY berkuasa, adalah era terbaik dalam pengelolaan utang. Sorry, sy bukan fans SBY, sy ini bahkan 2004 menulis di Kompas, mengkritisi SBY-JK saat itu. Cari saja kliping korannya. Sy bukan sales-nya AHY. Cek saja postingan tahun2 lalu, sy itu mengkritisi habis2an posisi menteri AHY yg kosong kompetensi.

Tapi, jika kamu menganalisis utang, ekonomi, lantas membandingkan semua presiden setelah Soekarno, maka SBY mengelola utang jauh lebih baik.

Utang memang naik dobel, tapi rasio-nya turun drastis. Dari 56% ke 25%. Artinya apa? Dia lebih 'efisien'. Dan kocaknya, dgn prestasi ini, Jokowi dulu pernah nyinyir soal utang ini loh, pun PDIP partai pengusungnya, duuh nyinyir banget. Nyebut SBY mabuk utang.

Lantas Tuhan memberikan kesempatan Jokowi dan PDIP berkuasa. Apa hasilnya? Utang naik 3x lipat, dengan rasio naik tajam. Capek2 SBY bekerja menurunkan rasio, eeh jadi naik lagi.

Dan atas warisan utang Jokowi inilah, Prabowo meneruskannya. Kamu catat deh, utang kita itu nambah 3,2 T per hari, dengan 1,8 T habis utk nutup bunga doang. Gali lubang tutup jurang.

Era 2004-2014 adalah masa2 saat pertumbuhan ekonomi diikuti dgn pertumbuhan upah ril. UMP naik terus tiap tahun, bahkan pernah naik 19% dahsyat. Gaji PNS juga nyaris naik tiap tahun. Jokowi? Wow banget deh. 10 tahun berkuasa, upah ril hanya tumbuh kurang dari 1%. Gaji PNS hanya naik 3x.

Itulah faktanya. Era Jokowi, semua 'tabungan' berharga nyaris habis hanya utk ambisi IKN, dan proyek mercu suar lainnya yg tdk kelihatan juga dampak ke ekonomi. Pertumbuhannya lebih rendah dibanding era SBY.

Covid? Wah wah, kamu buka datanya lebih detail, nanti tambah kaget. Kebiasaan ngutang Jokowi itu bahkan sdh menggila sebelum covid. Hilangkan periode covid tetap lebih juelek dibanding ekonomi era SBY.


Demikian.

*Tere liye

Tidak ada komentar:

Posting Komentar