Allahumma inni asyku ilaika dhu’fa quwwati wa qillati hilati wa hawani alannas ya arhamar rahimin. Anta rabbul mustadh’afin wa anta rabbi ila man takiluni ila ba’idin yatajahhamuni aw ila ‘aduwwun mallaktahu amri in lam yakun bika alayya gahdhabun fala ubali walakin afiyatuka aswa’u li a’udzubi binuri wajhika alladzi asyraqat lahu dhulumatu wa shaluha alaihi amru dunya wal akhirah min anyanzilabi ghadabuka aw tahillu alayya sakhatuka lakal ‘utba hatta tardha wa la haula wa la quwwata ila bika.
To you my Lord, I complain of my weakness, lack of support, and the humiliation I am made to receive. Most compassionate and merciful. You are the Lord of the weak and you are my Lord. To whom do You leave me? To a distant person who receives me with hostility? Or to an enemy You have given power over me? As long as You are not displeased with me, I do not care what I face. I would however be much happier with Your mercy. I seek refuge in the Light of Your face by which all darkness is dispelled and both this life and the life to come are put in their right course against incurring Your wrath or being the subject of Your anger. To you I submit until I earn Your pleasure. Everything is powerless without Your support.
Kepada-Mu, Tuhanku, aku mengadu tentang kelemahanku, kurangnya dukungan, dan penghinaan yang kuterima. Engkau Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Engkau adalah Tuhan orang lemah dan Engkau adalah Tuhanku. Kepada siapa Engkau meninggalkanku? Kepada orang yang jauh yang menerimaku dengan permusuhan? Atau kepada musuh yang telah Engkau beri kekuasaan atasku? Selama Engkau tidak murka kepadaku, aku tidak peduli apa yang kuhadapi. Namun, aku akan jauh lebih bahagia dengan rahmat-Mu. Aku berlindung dalam Cahaya wajah-Mu yang dengannya segala kegelapan dihilangkan dan baik kehidupan ini maupun kehidupan yang akan datang diletakkan pada jalan yang benar agar terhindar dari murka-Mu atau menjadi sasaran amarah-Mu. Kepada-Mu aku berserah diri sampai aku mendapatkan ridha-Mu. Segala sesuatu tidak berdaya tanpa dukungan-Mu. (HR Thabrani)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar